seangkuh-angkuhnya pada hidup – juga kebetulan –
mati juga aku di tangan ketakutan
termasuk moralitas abnormal
lalu bertanya-tanya;
jika bukan korban
atas apa hidup dilangsungkan?
jika memang korban
bolehkan membalas jadi pegangan?
kakiku memenjara mulut
kepala tertinggal di ketiak
hati sudah kemana ia lalu
dirimu???
simpang siurlah kisah cinta itu
tapi kerinduan menghangatkan
nyali hidup; itulah sialnya!
padam berwarna

**some request from Bagus Dwi Danto ‎
(..tapi kerinduan menghangatkan nyali hidup)
itulah siNYalnya..

Cin Hapsari Tomoidjojo